Senin, 09 April 2012

Metamorfosis Kupu-Kupu

      1.      Tujuan
2.      Alat Bahan
3.      Cara Pengamatan
4.      Hasil pengamatan
5.      Proses Metamorfosis
6.       Isi Pengamatan Tentang Meteamorfosis
Tujuan dilaksanakanya penelitian/pengamatan Metamorfosis untuk memenuhi tugas Biologi. yang meneliti tentang Ulat yang berMetamorfosis menjadi kupu-kupu.
Alata dan bahan untuk pengamatan:
1.      Toples
2.      Ulat
3.      Makanan ulat (berupa daun segar yang hijau)


Cara pengamatan :
Ulat dimasukan kedalam toples, di beri makan secukupnya sampai menjadi kepompong kemudian di amati dan dicatat perkembangannya hingga menjadi kupu-kupu. Dari kepompong menjadi kupu-kupu berlangsung selama 3 minggu.
Proses metamorphosis kupu-kupu
Proses, Metamorfosis Kupu-Kupu - Terdapat golongan hewan yang mengalami tahapan perubahan bentuk atau disebut metamorfosis (perubahan tingkatan atau fase bentuk). Hewan yang berkembangbiak melalui proses metamorfosis antara lain, katak, kupu-kupu, belalang, nyamuk, dan kecoak. Golongan hewan yang bermetamorfosis ini dibedakan menjadi metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.
Disebut metamorfosis sempurna bila hewan mengalami empat fase, yaitu fase telur, larva, pupa (kepompong), dan imago (dewasa). Contoh katak, kupu-kupu, lalat hijau, dan kumbang mas-masan. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna kalau serangga yang keluar dari telur tidak mengalami fase kepompong, melainkan dari larva terus berubah menjadi serangga dewasa. Contoh capung, tonggeret, kecoa, belalang, jangkrik, dan lipas. Kali ini kita hanya membahas mengenai metamorfosis sempurna dari kupu-kupu.
Kupu-kupu merupakan bentuk akhir dari suatu proses metamorfosis. Bentuk baru, berupa kupu-kupu, ini dapat terbang jauh dan bebas dari satu pohon ke pohon lainnya, suatu hal yang tidak dapat dilakukan seekor ulat. Makanannya pun tidak lagi daun melainkan sari bunga.

Metamorfosis Kupu-Kupu


Metamorfosis adalah proses dari ulat menjadi hewan baru (fase sempurna) yaitu kupu-kupu. Pada prosesnya terjadi cukup panjang dan lama namum sederhana. Pertama-tama mulai ari telur yang di letakkan oleh kupu-kupu pada daun (biasanya daun pohon jeruk atau dapat juga pohon yang lain) yang bertujuan nantinya daun tersebut bisa menjadi bahan makanan ulat tersebut hingga mencapai dewasa setelah tiba waktunya menjadi pupa/ kepompong dan dalam beberapa hari akan menjadi kupu-kupu baru.
► TELUR
Telur akan menetas antara 3 – 5 hari, larva akan berjalan ke pinggir daun tumbuhan inang dan memulai memakannya. Sebagian larva mengkonsumsi cangkang telur yang kosong sebagai makanan pertamanya Kulit luar dari larva tidak meregang mengikuti pertumbuhannya, tetapi ketika menjadi sangat ketat larva akan berganti kulit.


LARVA (ULAT)
► Setelah menetas larva akan mencari makan Sebagian larva mengkonsumsi cangkang telur yang kosong sebagai makanan pertamanya. Kulit luar dari larva tidak meregang mengikuti pertumbuhannya, tetapi ketika menjadi sangat ketat larva akan berganti kulit.
► Jumlah pergantian kulit selama hidup larva umumnya 4 – 6 kali, dan periode antara pergantian kulit (molting) disebut instar.
► Larva kupu-kupu bervariasi dalam bentuk, tetapi pada sebagian besar berbentuk silindris, dan terkadang memepunyai rambut, duri, tuberkel atau filamen.
► Ketika larva mencapai pertumbuhan maksimal, larva akan berhenti makan, berjalan mencari tempat berlindung terdekat, melekatkan diri pada ranting atau daun dengan anyaman benang. Larva telah memasuki fase prepupa dan melepaskan kulit terakhir kali untuk membentuk pupa.
Pupa ( kepompong)
► Fase pupa kalau dilihat dari luar seperti periode istirahat, padahal di dalam pupa terjadi proses pembentukan serangga yang sempurna. Pupa pada umumnya keras, halus dan berupa suatu struktur tanpa anggota tubuh. Pada umumnya pupa berwarna hijau, coklat atau warna sesuai dengan sekitarnya. (berkamuflase) . Pembentukan kupu-kupu di dalam pupa biasanya berlangsung selama 7 – 20 hari tergantung spesiesnya
Kupu-kupu
► Setelah keluar dari pupa, kupu-kupu akan merangkak ke atas sehingga sayapnya yang lemah, kusut dan agak basah dapat menggantung ke bawah dan mengembang secara normal. Segera setelah sayap mengering,mengembang dan kuat, sayap akan membuka dan menutup beberapa kali dan percobaan terbang.
► Fase imago atau kupu-kupu adalah fase dewasa

PERILAKU KUPU-KUPU:
Kupu-kupu merupakan serangga yang melakukan aktivitas pada siang hari, pada malam hari kupu-kupu akan istirahat dan terlindungan daun pepohonan.
siang kupu-kupu makin aktif terbang dan melakukan aktivitas mencari makan dan berproduksi. Kegiatan mencari makan dilakukan sendiri-sendiri tetapi sering tampak kupu-kupu jantan dan batina terbang berpasangan dan pada saatnya akan melakukan kopulasi.
Selanjutnya induk kupu-kupu akan meletakkan telurnya pada tumbuhan inangnya. kupu-kupu yang rentang sayapnya kecil akan terbamg rendah antara 10 cm- 2 m. Sedangkan kupu-kupu yang rentang sayap lebih besar terbang lebih tinggi sampai ± 10 m. Pada kegiatan mencari makan, kupu-kupu akan hinggap pada bunga-bunga dan menjulurkan probosisnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar